Postingan

Penegasan Kenapa MSP Indonesia Didirikan

Gambar
Kebanyakan masyarakat umum khususnya para petani mempertanyakan tentang apa dan bagaimana arah serta tujuan organisasi MSP (Mari Sejahterakan Petani) Indonesia didirikan? Perlu diketahui bahwa MSP Indonesia telah dideklarasikan pada hari Senin, 25 April 2016 yang bertempat di Desa Ujung Gebang Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon telah bersepakat untuk mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia. MSP didirikan sebagai wujud perjuangan dan persaudaraan Petani Indonesia tanpa memandang Suku, Ras, Golongan, Kepercayaan serta Usia. MSP memilih garis perjuangan dengan mengedepankan kedaulatan Petani untuk menuju kesejahteraan Rakyat. MSP ikut serta mengisi arah pembangunan Semesta Berencana khususnya pembangunan bidang pertanian yang berkelanjutan. MSP mendorong pemerintah hadir ditengah-tengah para pejuang pangan/Petani dengan kebijakan yang pro terhadap Petani.

PENGURUS KOMUNITAS MSP KAB. INDRAMAYU DILANTIK

Gambar
Prosesi Pelantikan Pengurus Komunitas MSP Kabupaten Indramayu Periode 2017-2022 oleh Bpk. Bambang Mujiarto, ST. (KETUM DPP MSP Indonesia) Anggota dan pengurus Komunitas Mari Sejahterakan Petani (MSP) Kabupaten Indramayu pada hari Minggu (7/5/2017) berkumpul di aula balaidesa desa Jangga Kecamatan Losarang Kabupaten Indrramayu Menggelar acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Komunitas MSP Kabupaten Indramayu Periode 2017-2022. Acara pelantikan tersebut juga banyak dihadiri oleh puluhan GAPOKTAN, POKTAN, Petani MSP dan telah hadir juga Bapak Bambang Mujiarto, ST. Ketua Umum DPP MSP Indonesia serta Bapak Ono Surono, ST. Pembina DPP MSP Indonesia sekaligus beliau adalah anggota DPR RI Komisi IV bidang pertanian,perikanan,Koperasi dan Kehutanan. Dan hadir juga Kuwu Jangga serta perwakilan MUSPIKA Losarang. Dalam sambutannya Ketua Komunitas MSP Indramayu, Apip Nopianto,  mengatakan agar semua pihak bisa bersinergi dan bergotong-royong dalam mewujudkan kedaulatan pangan bang...

Mengenal Padi MSP

Gambar
Padi varietas unggul Mari Sejahterakan Petani (MSP) ditemukan oleh Prof.Ir.Surono Danu. Lahir di Cirebon-Jawa Barat, tanggal 11 September 1951. Saat ini tinggal di Desa Nambah Dadi, Kecamatan Terbangi Besar, Lampung Tengah. Prof.Ir.Surono Danu pindah ke Lampung pada tahun 1983 setelah pada tahun yang sama mengundurkan diri sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Jakarta. Di rumah sederhananya, beliau memulai penelitian pada beras lokal, sampai lahirlah dua varietas padi baru, yaitu Sertani-1 dan MSP-1. Selama bertahun-tahun beliau menjelajahi daerah-daerah pertanian di Lampung. Beliau berhasil mengoleksi 181 jenis benih padi hasil perkawinan silang. Untuk benih jantan, beliau memilih padi asal Terbanggibesar yang diberi nama ‘Dayang Rindu’. Sedangkan benih betina dipilih jenis padi asal Kampung Gunungbatin yang diberi nama ‘Si rendah sekam putih’. Dari hasil persilangan benih itu, 10 tahun kemudian beliau menemukan benih padi yang berusia tanam 150 hari. Kemudian berkembang, dengan...